Laporan Direksi

Subakti Syukur

Direktur Utama

Pemegang Saham yang terhormat, Para Pemangku Kepentingan yang kami hargai

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas limpahan rahmat-Nya kepada kita semua sehingga Jasa Marga dapat memberikan kinerja yang baik meskipun dari sisi eksternal, Perseroan masih dibayangi oleh berbagai risiko seperti ketegangan geopolitik dan suku bunga yang relatif tinggi. Melalui Laporan Tahunan ini, perkenankan kami menyampaikan hasil kinerja Perseroan tahun 2023, sebagai wujud tanggung jawab kepada Pemegang saham dan seluruh Pemangku Kepentingan lainnya.

Kondisi Ekonomi dan Industri 2023

Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kokoh di tengah perlambatan ekonomi global. Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2023 tumbuh sebesar 5,04% (YoY), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 4,94% (YoY). Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan tahun 2023 tercatat tumbuh kuat sebesar 5,05% (YoY), lebih rendah dibanding capaian tahun 2022 yang mengalami pertumbuhan sebesar 5,31%. Selanjutnya, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate pada level 6,00% tetap konsisten dengan fokus kebijakan moneter yang pro-stability yaitu untuk penguatan stabilisasi nilai tukar Rupiah serta langkah pre-emptive dan forward looking untuk memastikan inflasi tetap terkendali. Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap pro-growth untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan makroprudensial longgar terus ditempuh untuk mendorong kredit/pembiayaan perbankan kepada dunia usaha dan rumah tangga. Akselerasi digitalisasi sistem pembayaran juga terus didorong untuk meningkatkan volume transaksi dan memperluas inklusi ekonomi-keuangan digital, termasuk digitalisasi transaksi keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah.

Landasan Perseroan sebagai pelopor kemajuan industri jalan tol di Indonesia saat ini dilakukan melalui peningkatan daya saing dengan mengimplementasikan teknologi informasi dan inovasi digital serta pemberdayaan human capital yang berAKHLAK dan mumpuni sehingga menjadi katalis Perseroan untuk tetap tumbuh berkesinambungan.

Strategi dan Kebijakan Strategis

Sebagai bagian dari tugas dan tanggung jawabnya, Direksi memiliki peran penting dalam perumusan strategi dan kebijakan strategis Perseroan. Direksi merumuskan strategi dan kebijakan Perseroan yang selaras dengan aspirasi Pemegang Saham dan manajemen, selaras dengan strategi jangka Panjang Perseroan. Guna mendukung pencapaian target kinerja Perseroan dan menjaga keberlangsungan bisnisnya ke depan, Perseroan melakukan percepatan implementasi transformasi Perseroan. Terdapat enam program strategis yang menjadi guideline transformasi dan tertuang dalam RJPP, yakni (i) fix fundamentals, (ii) core business expansion, (iii) related business expansion, (iv) financing and asset recycling, (v) organization, human capital, and capabilities, dan (vi) technology.

Adapun program-program yang telah dilaksanakan Perseroan pada tahun 2023 untuk mengakselerasi kinerja Jasa Marga Group, antara lain:

  1. Pada bidang fix fundamental dilakukan penajaman proyeksi lalu lintas, anggaran, dan kontrol proyek serta keuangan secara aktif di Anak Perusahaan Konsesi Jalan Tol berbasis data, formalisasi standarisasi biaya unit dan layanan bersama bidang umum serta operasi dan preservasi, pengembangan layanan bersama IT, Legal, Human Capital, dan Procurement untuk Jasa Marga Group.
  2. Pada bidang core business expansion, dilakukan integrasi pengoperasian jalan tol, perencanaan seluruh portofolio bisnis yang masih dalam proses transformasi model bisnis PT JMTO dari berbasis tenaga kerja dan proyek menjadi operasi dan kontrak berbasis teknologi dan program, masih dalam proses transformasi model bisnis PT JMTM dari berbasis tenaga kerja dan proyek menjadi berbasis teknologi dan kontrak berdasarkan kinerja operasi.
  3. Pada bidang related business, Perseroan melakukan transformasi model bisnis dan restrukturisasi organisasi PT JMRB.
  4. Pada bidang financing and asset recycling, Perseroan menetapkan kerangka pengelolaan portofolio untuk meningkatkan kesinambungan keuangan, dengan memprioritaskan pertumbuhan Perseroan salah satunya melakukan asset recycling.
  5. Pada bidang organization, human resource and capabilities, dilakukan pengoptimalan peran strategis kelompok usaha Jasa Marga dengan meningkatkan proses bisnis dan model interaksi, penataan human capital PT JMTO akibat disruptive technology, internalisasi core value serta pengembangan dan penetapan kapabilitas data analitik.
  6. Pada bidang technology, dilakukan pengembangan perencanaan bisnis dan platform konsolidasi, pengembangan master plan IT terintegrasi dan mendefinisikan pembagian peran untuk fungsi IT/ Teknologi, digitalisasi transaksi keuangan, penggunaan teknologi Electronic Toll Collection (ETC), menerapkan prioritas pemeliharaan berbasis teknologi digital untuk perkerasan jalan, Motorway Incident Detection & Automatic Signaling (MIDAS) untuk layanan lalu lintas, penerapan Traffic Counting sebagai pendukung rekayasa lalu lintas, pengembangan aplikasi Jasamarga Integrated Maintenance Management System (JIMMS), dan pengembangan JM-Click sebagai teknologi terintegrasi, dan penerapan otomatisasi proses internal.

Peranan Direksi dalam Perumusan Strategi dan Kebijakan Strategis

Direksi secara aktif terlibat dalam merumuskan strategi dan kebijakan, serta melakukan penyesuaian sejalan dengan dinamika pasar dan regulasi yang berlaku. Direksi membahas arah dan kebijakan strategis untuk setiap unit bisnis, mencakup penetapan target bisnis, rencana pertumbuhan serta pengadaan sarana utama antara lain teknologi dan infrastruktur, sumber daya manusia, dan manajemen risiko.

Direksi memastikan kerangka kerja organisasi berjalan efektif, kebijakan dan prosedur yang tepat sasaran, serta infrastruktur manajemen risiko yang prudent untuk mendukung operasional sehari-hari di Jasa Marga dan Entitas Anak.

Proses yang Dilakukan Direksi untuk Memastikan Implementasi Strategi

Jasa Marga memastikan implementasi strategi dengan menyelaraskan antara Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) dan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP). Selain itu, komunikasi yang efektif dari Direksi kepada lini bisnis, unit pendukung, dan seluruh anak perusahaan menjadi hal yang secara rutin diagendakan melalui rapat evaluasi kinerja. Direksi secara aktif memantau pelaksanaan strategi melalui peninjauan berkala, pemberian umpan balik, dan pengambilan keputusan yang sejalan dengan dinamika pasar dan peraturan yang berlaku. Berbagai indikator utama dibahas dalam pertemuan dengan Direksi, antara lain pencapaian kinerja finansial, perkembangan bisnis, isu operasional, risiko bisnis, transformasi digital, dan kinerja karyawan.

Perbandingan antara Hasil yang Dicapai dengan yang Ditargetkan

Seiring dengan perbaikan pengelolaan bisnis yang berkelanjutan, didukung oleh penguatan ekonomi serta meningkatnya aktivitas masyarakat termasuk mobilitasnya, kinerja Perseroan 2023 melebihi target yang ditetapkan. Kinerja Utama Perseroan Tahun 2023 diukur melalui 5 (lima) perspektif, yaitu (i) Nilai Ekonomi dan Sosial untuk Indonesia (ii) Inovasi Model Bisnis, (iii) Kepemimpinan Teknologi, (iv) Peningkatan Investasi dan (v) Pengembangan Talenta. Nilai total KPI korporat tahun 2023 tercapai 104,33% atau diatas rencana sebesar 4,33%.

Analisis atas Kinerja Perseroan

Realisasi volume lalu lintas transaksi gabungan selama tahun 2023 adalah 1.291,6 miliar transaksi. Realisasi tersebut lebih tinggi 1,30% atau 16,54 juta transaksi dari rencana sebesar 1.275,03 juta transaksi. Hal ini dipengaruhi Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 17 tahun 2023 tentang penetapan berakhirnya status pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Indonesia tanggal 22 Juni 2023 sehingga pergerakan masyarakat kembali menuju kondisi normal dan perekonomian berangsur pulih.

Perseroan telah berhasil mendapatkan konsesi jalan tol baru yaitu ruas jalan tol Akses Patimban sepanjang 37,05 km pada tanggal 24 Januari 2023. Namun, terdapat pengurangan panjang konsesi jalan tol Perseroan dimana pada Februari 2023 dilakukan pengembalian konsesi ruas jalan tol Gedebage - Tasikmalaya - Cilacap sepanjang 206,65 km kepada Pemerintah, sehingga sampai dengan 31 desember 2023 tahun 2023 Perseroan memiliki konsesi jalan tol sepanjang 1.736 km.

Perseroan mampu membukukan laba bersih sebesar Rp6.749,5 miliar dari pendapatan tol dan usaha lainnya sebesar Rp15,6 triliun yang terdiri dari pendapatan tol Rp13,9 triliun dan pendapatan usaha lain Rp1,6 triliun. Selaras dengan pengendalian yang baik atas beban usaha khususnya terkait aktivitas administrasi pendukung yang mempengaruhi beban umum dan administrasi, kinerja EBITDA terealisasi Rp9,9 triliun atau tercapai diatas rencana sebesar 1,9%. Di sisi lain, beban bunga terealisasi 11,8% di bawah rencana atau setara dengan Rp480,7 miliar karena terjaganya stabilitas BI Rate dan kebutuhan pemenuhan pendanaan pembangunan jalan tol baru tidak sebesar yang ditargetkan. Hal ini sejalan dengan belum terealisasinya progres konstruksi sesuai rencana Belanja modal Perseroan sampai dengan tahun 2023 terserap sebesar Rp12,1 triliun lebih rendah 32,7% dari rencana Rp18,0 triliun. Rendahnya penyerapan capex di induk disebabkan belum terealisasinya setoran modal untuk Anak Perusahaan Jalan Tol Konstruksi.

Tantangan dan Kendala yang Dihadapi dan Langkah Penyelesaiannya

Memasuki tahun 2023, perekonomian global dibayangi oleh berbagai risiko seperti ketegangan geopolitik, perekonomian global yang fluktuatif, dan tren suku bunga yang semakin meningkat. Selama tahun 2023, Perseroan menghadapi berbagai kendala dan tantangan baik dipengaruhi faktor eksternal maupun internal dalam merealisasikan Revisi RKAP 2023, antara lain:

  1. Lini Bisnis Konsesi Jalan Tol
    1. Penyesuaian Tarif Tol Tepat Waktu
      Tantangan lain yang dihadapi oleh Perseroan dalam bisnis konsesi jalan tol adalah penyesuaian tarif tol tepat waktu. Oleh karena itu, Perseroan memastikan pemenuhan SPM pengoperasian jalan tol, inspeksi rutin dan perbaikan sesuai persyaratan SPM, monitoring pencapaian Service Level Agreement (SLA) dari service provider preservasi dan pengoperasian jalan tol.
    2. Pengoperasian Ruas Tol baru
      Pengoperasian ruas tol Cinere-Serpong Seksi 2 yang bergantung kepada penyelesaian ruas tol Cinere-Jagorawi yang konsesinya dimiliki oleh PT Trans Lingkar Kita Jaya (TLKJ). Oleh karena itu, Perseroan terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan mengupayakan agar kedua ruas tersebut dapat terkoneksi sehingga meningkatkan kelancaran mobilitas orang, barang, dan logistik di Jabodetabek.
  2. Lini Bisnis Pengoperasian
    1. Kebijakan Implementasi Teknologi Nirsentuh
      Pemerintah mendorong pengoperasian jalan tol menuju teknologi nirsentuh sejak Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Permen PUPR) No.16 Tahun 2017 tentang Transaksi Nontunai di Jalan Tol dengan teknologi berbasis nirsentuh sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Permen PUPR) No. 18 Tahun 2020 tentang Transaksi Tol Non Tunai Nirsentuh di Jalan Tol. Kepastian penggunaan teknologi nirsentuh (MLFF) ini menjadi tantangan tersendiri bagi Perseroan karena pada saat yang bersamaan, Perseroan juga tengah mengembangkan teknologi Electronic Toll Collection (ETC) dan Intelligent Transport System yang dapat digunakan untuk mendukung pengoperasian jalan tol menjadi lebih efektif dan efisien. Dari aspek SDM operasional, Perseroan juga mempersiapkan pengembangan kapabilitas dan rencana program yang mampu menyeimbangkan kepentingan Perseroan dan karyawan.
    2. Biaya Pengoperasian
      Fluktuasi harga Bahan Bakar Minyak (BBM) berdampak pada kenaikan inflasi dan peningkatan biaya pengoperasian jalan tol. Kenaikan inflasi berdampak pula meningkatkan Upah Minimum Regional (UMR) dan meningkatkan biaya SDM pengoperasian dan pemeliharaan jalan. Perseroan berupaya menjaga pengoperasian jalan tol secara efektif dan efisien dengan skala ekonomis yang dimilikinya dengan tetap mengutamakan pemenuhan SPM.
  3. Lini Bisnis Prospektif
    Secara umum, fokus utama dari bisnis prospektif yang dijalankan oleh anak usaha Jasa Marga, PT JMRB, adalah optimalisasi aset Perseroan. PT JMRB saat ini berfokus dalam 5 lini bisnis, yaitu:
    1. Bisnis Properti/Toll Corridor Development (TCD)
    2. Bisnis Tempat Istirahat dan Pelayanan.
    3. Bisnis Iklan dan Utilitas.
    4. Bisnis Building Management.
    5. Bisnis Komersil.
  4. Bidang Keuangan
    Pada aspek keuangan, tantangan terbesar yang dihadapi oleh Perseroan terkait pendanaan proyek jalan tol dan juga tren kenaikan tingkat suku bunga. Ketidakpastian ekonomi global akan berdampak pada kenaikan biaya konstruksi dan beban bunga Perseroan. Sementara, Perseroan berkewajiban untuk menjaga covenant meliputi: minimum Interest Coverage Ratio (ICR) 1,1x dan maksimum Debt to Equity Ratio (DER) 5x. Untuk menjawab tantangan tersebut, Perseroan berupaya melakukan inovasi-inovasi keuangan serta penataan portofolio. Pada tahun 2023, fokus utama Perseroan untuk menjaga covenant tersebut adalah melalui program Equity Financing PT JTT, melanjutkan program refinancing kredit investasi di anak perusahaan, berupaya meningkatkan pertumbuhan kinerja EBITDA, serta efisiensi terhadap beban terus dilakukan Perseroan dengan tetap menjaga pemenuhan SPM.
  5. Bidang Sumber Daya Manusia dan Umum
    Kecepatan pertumbuhan bisnis Perseroan perlu didukung oleh kemampuan Perseroan dalam menyediakan human capital yang tepat dan memiliki kemampuan sesuai dengan kebutuhan organisasi saat ini dan di masa yang akan datang. Perseroan melakukan peningkatan kapasitas human capital melalui program pelatihan, pengembangan, coaching, dan mentoring berbasis digital. Perseroan juga melakukan organizational rejuvenation untuk dapat meningkatkan kecepatan adaptasi dan penyegaran organisasi di tengah semakin tingginya tingkat persaingan dalam bisnis. Penerapan Respectful Workplace Policy (RWP), program konseling “Roadster Assertiveness Counseling Program (Rosela)”, fasilitas Daycare “Travoy Kids”, dan penyediaan fasilitas pendukung kerja lainnya bagi karyawan menjadi sarana Perseroan guna meningkatkan keterikatan karyawan.

Memperkuat Daya Saing

Komitmen Jasa Marga untuk terus menjadi yang terdepan di industri jalan tol Indonesia ditunjukan melalui semangat Perseroan untuk meningkatkan daya saingnya. Berbagai inisatif dilakukan dalam rangka meningkatkan daya saingnya melalui menjaga konsistensi dari pencapaian kinerja dan melakukan perbaikan proses bisnis baik lini bisnis inti dan pendukung. Jasa Marga percaya dengan secara aktif membangun kapabilitas teknologi dan adaptif terhadap kemajuan informasi digital dapat menjadi kunci utama untuk menjaga eksistensinya sebagai pemimpin pasar. Perseroan juga meyakini inovasi teknologi berkelanjutan yang dilakukan Perseroan wajib didukung oleh peningkatan kompetensi dan kapabilitas human capital sesuai kebutuhan dan dinamika bisnis. Dengan demikian, diharapkan akan tercipta keselarasan dan harmoni yang dapat memperkuat daya saing Perseroan secara berkesinambungan dalam jangka panjang.

Prospek Usaha

Pertumbuhan ekonomi yang tinggi didorong oleh peningkatan permintaan domestik. Konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 4,47% (YoY) seiring dengan kenaikan mobilitas terutama pada Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru, daya beli masyarakat yang stabil, serta keyakinan konsumen yang meningkat. Sementara itu, Konsumsi Pemerintah meningkat dengan tumbuh sebesar 2,81% (YoY) didorong oleh belanja barang dan belanja pegawai.Pertumbuhan investasi secara keseluruhan mengalami peningkatan menjadi 5,02% (YoY) terutama didorong oleh investasi bangunan seiring berlanjutnya pembangunan infrastruktur dan meningkatnya aktivitas penanaman modal. Investasi dalam sektor bangunan juga menunjukkan pertumbuhan positif, sejalan dengan kelanjutan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah. Meskipun demikian, ekspor secara keseluruhan mengalami pertumbuhan sebesar 1,64% (YoY), didorong oleh permintaan mitra dagang utama yang tetap tumbuh positif di tengah penurunan harga komoditas ekspor unggulan, serta membaiknya ekspor jasa seiring dengan peningkatan jumlah wisatawan mancanegara.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terus melanjutkan penyelesaian pembangunan jalan tol yang bertujuan untuk meningkatkan konektivitas multimoda bagi pelayanan sistem logistik nasional yang lebih efisien untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing. Sejak tahun 1978 hingga saat ini, jalan tol di Indonesia yang telah beroperasi mencapai sepanjang 2.816 km yang tersebar di Pulau Jawa, Pulau Sumatera, Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, dan Pulau Bali.

Kondisi perbaikan faktor eksternal dan dukungan pemerintah tersebut diharapkan dapat menjadi peluang dan prospek positif bagi perkembangan bisnis Perseroan di masa yang akan datang.

Penerapan Tata Kelola Perusahaan

Jasa Marga meyakini bahwa penerapan GCG secara konsisten akan memperkuat posisi Perseroan dalam menghadapi persaingan usaha, meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam mengelola sumber daya, memaksimalkan nilai dalam jangka panjang serta meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan. Untuk itu, GCG perlu diimplementasikan sedemikian rupa agar menjadi penunjang dalam proses bisnis di Perseroan.

Jasa Marga terus meningkatkan kualitas maupun cakupan implementasi GCG secara bertahap dan berkelanjutan. Pada tanggal 16 Februari 2023, Jasa Marga melaksanakan diskusi panel dengan mengundang praktisi Anti Korupsi yang merupakan mantan Wakil Ketua KPK periode tahun 2011-2015. JM Talk ini dihadiri oleh Direktur Utama, Direksi, Komisaris (Bapak M. Roskanedi dan Bapak Marsetio), Direktur Utama Anak Perusahaan serta Commander AKHLAK BOD-2 dan BOD-3. Selain itu, Jasa Marga melaksanakan Awareness Training Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang bertujuan untuk memberikan pemahaman atas SMAP dan mengukur tingkat pemahaman atas materi yang disampaikan. Materi yang disampaikan antara lain konsep anti penyuapan dan persyaratan standar ISO 37001:2016, pengembangan konsep dalam implementasi ISO 37001:2016 serta pemahaman atas korupsi, gratifikasi dan penyuapan. Jumlah peserta yang mengikuti sebanyak 31 orang. Hasil yang diperoleh adalah sebanyak 81% dari total peserta mampu menjawab dengan benar dengan nilai ambang batas diatas 70.

Setiap tahun, Perseroan melakukan asesmen GCG untuk mengukur penerapan GCG dan melakukan perbaikan sesuai rekomendasi dalam hasil asesmen. Pada tahun 2023, parameter penilaian GCG sebagai standar implementasi GCG di Perseroan sesuai dengan Keputusan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara No. SK-16/S.MBU/2012 tanggal 6 Juni 2012 tentang Indikator/Parameter Penialian dan Evaluasi atas Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) pada BUMN resmi dicabut dan digantikan dengan Peraturan Menteri BUMN No. PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara namun belum ada parameter pengganti terkait penerapan GCG. Sehingga pelaksanaan asesmen GCG Perseroan di tahun 2023 hanya menggunakan kriteria dan metodologi yang mengacu kepada Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 21/POJK.04/2015 tanggal 16 November 2015 tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka yang dijabarkan dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 32/SEOJK.04/2015 tanggal 17 November 2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka yang dilakukan secara self-assessment, serta asesmen GCG berdasarkan Asean Corporate Governance Scorecard (ACGS) yang dilakukan oleh Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD). Berdasarkan ACGS, Perseroan meraih skor tertimbang per prinsip sebesar 93,10.

Penilaian Kinerja Komite Dibawah Direksi dan Dasar Penilaiannya

Dalam menjalankan perannya, Direksi dibantu oleh Komite Manajemen Risiko dan Komite Pengarah Teknologi Informasi. Sepanjang tahun 2023, Komite Manajemen Risiko dan Komite Pengarah Teknologi Informasi telah berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Direksi secara berkala menilai kinerja komite terhadap pedoman dan prosedur yang ditetapkan serta memperoleh wawasan yang bermanfaat untuk mendukung pengambilan keputusan strategis. Komite - komite dibawah Direksi menyelenggarakan rapat secara berkala untuk memastikan keselarasan program kerja dengan kondisi ekonomi terkini, perkembangan bisnis, dan peraturan yang berlaku.

Perubahan Komposisi Direksi

Pada tahun 2023 terdapat perubahan komposisi Direksi Perseroan. Komposisi Direksi mengalami perubahan berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa pada tanggal 08 Februari 2023 dalam rangka meningkatkan peran, fungsi serta pelaksanaan tugas Direksi Perseroan. Pemegang Saham dengan suara bulat mengukuhkan pemberhentian Saudara Ade Wahyu sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko dan mengangkat Saudari Pramitha Wulanjani sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko. Atas nama Perseroan, Direksi mengucapkan terima kasih kepada Saudara Ade Wahyu atas kontribusi dan dedikasinya selama menjabat sebagai anggota Direksi Perseroan. Dengan demikian, komposisi Direksi Perseroan hingga tanggal penyusunan laporan ini adalah sebagai berikut:

Jabatan Nama
Direktur Utama Subakti Syukur
Direktur Bisnis Reza Febriano
Direktur Human Capital dan Transformasi Bagus Cahya Arinta B.
Direktur Operasi Fitri Wiyanti
Direktur Pengembangan Usaha Mohamad Agus Setiawan
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Pramitha Wulanjani

Apresiasi

Menutup Laporan ini, kami menyampaikan penghargaan yang mendalam kepada segenap jajaran Dewan Komisaris yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada Direksi untuk melaksanakan tugas. Terima kasih juga kami haturkan kepada seluruh pelanggan, para mitra usaha, para pemegang saham dan karyawan serta regulator atas kepercayaan, kontribusi, kerjasamanya dan dukungan yang telah diberikan. Semoga kemitraan kita semakin kokoh dalam menyongsong tantangan di tahun-tahun mendatang. Kami yakin bahwa dengan kemampuan, kerja keras disertai semangat yang kuat akan membawa Jasa Marga untuk dapat memanfaatkan setiap peluang yang ada secara optimal sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. Kedepannya, kami tetap berkomitmen untuk selalu memberikan yang terbaik guna perbaikan pencapaian kinerja secara berkelanjutan. Direksi berharap bahwa Jasa Marga akan terus menjadi bagian penting dan berkontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Indonesia.

Jakarta, 16 April 2024

Atas Nama Direksi


Subakti Syukur

Direktur Utama